Apa yang Ada adalah Apa yang Tidak Ada

Posted by Unknown Wednesday, 14 January 2015 0 komentar

Tuhan, aku sepenuhnya menyadari apa yang terjadi padaku saat ini adalah balasan dari apa yang aku pernah lakukan.

Tuhan, ini bukan ujianmu karena dalam sifat-sifatMu yang tertulis dalam kitab suciMu tidak ada yang menyebutkan Maha Menguji.

Apapun itu aku harus bisa mengendalikan semuanya sendiri, bukan berarti aku harus mati dan menyerah dengan mudah.

Apapun itu semuanya yang ada dimulai dari tidak ada, siapa yang memulainya, diri kita sendiri, siapa yang mewujudkannya, hanya diri sendiri.

Semua orang berhak tau aku bahagia, tapi semua orang tidak harus tau aku bersedih.

Aku yakin Tuhan, bukan engkau yang membalas apa yang telah aku lakukan, sistemlah yang membalas semua itu. Sebuah sistem yang oleh semua orang disebut "karma" atau hukum timbal balik.

Aku masih beruntung karena aku sendiri yang menerima balasan itu, bukan orang lain bukan pula orang yang aku sayang.

Ijinkan aku merasakan sendiri semuanya, aku terlalu khawatir jika orang-orang terdekatku merasakan apa yang terjadi saat ini.

Aku hanya ingin mereka bahagia, walaupun itu aku harus mati.


Baca Selengkapnya ....

Dibawah Senja

Posted by Unknown Sunday, 4 January 2015 0 komentar

Dibawah senja di awal Januari sehabis hujan, aku hanya duduk termenung di depan pintu menikmati alunan ayat-ayat Al Quran yang dikumandangkan masjid depan rumah. Imajinasiku melayang kemana-mana dan aku mencoba menuliskan sebagai rangkaian cerita yang akan terus berlanjut tiap bab di blog ini, jika kelak ada penerbit yang ingin menjadikannya sebuah novel mungkin akan lebih baik lagi ahahahaha (ngarep). Ok mulai.

"Awal Mula"

Namaku Angga, tapi aku lebih senang di panggil "krembus", entah kenapa lebih familiar panggilan itu ditelingaku. Semua gara-gara kelakuanku yang tidak pernah mandi saat libur sekolah, ketika libur dan keluar rumah dengan teman-teman akupun hanya membasahi muka dan rambutku. Waktu kuliah pun demikian, kuliah di Malang yang dingin tetap jarang mandi saat masuk pagi.
Sampai sekarang, ya sampai aku menjadi penggangguran kembali karena kontrak kerja yang sudah habis mereka tetap memanggilku begitu.

Alunan tembang surat yang ada di dalam buku sakti Al Quran yang dikumandangkan ketika senja tiba ini mengingatkanku akan senja-senja dimasa lampau. Ada senja sedih, senja duka, senja mendung, senja cerah dan lain-lain.

Lamunanku menuju pada sebuah kejahatan sempurna yang pernah aku lakukan, kejahatan yang bisa diartikan sebagai kejahatan tanpa penyiksaan dan pembunuhan, seperti memberi kejutan terencana dan tanpa sepengetahuan, atau sebuah keisengan terencana.

Entah kenapa cerita ini terbesit di ingatanku, mungkin setelah pertengkaran hebat dengan seeseorang yang sangat spesial dihidupku, yang menemaniku hingga aku lulus kuliah disaat aku sedang depresi karena pekerjaan. Yups kejahatan sempurnaku untuk dia selalu gagal karena dia sudah mengenalku lebih dari aku mengenal diriku sendiri dan mungkin sekarang aku sudah tidak bisa lagi "menjahati" dia lagi.

Tapi cerita ini bukan tentang dia, cerita ini adalah kejahatan sempurnaku untuk mantan pacarku waktu SMA. Saat itu aku sedang menempuh semester satu dan dia masih duduk di bangku SMA kelas 3 di Kediri, kota dimana aku berasal. Bukan gayaku bila harus bangun malam mengatakan happy birthday pas jam12 malam, ngantuk coooyy, terserah dah mau dibilang gak sayang atau gak peka terserah. H-2 sebelum ulang tahunnya, aku menghubungi sahabat dekatnya di sekolah untuk memberitahukan rencanaku dan dia setuju, sebenernya sih aku gak kenal, sok kenal kan gak pa pa ya hahaha. Namanya Mity dan kebetulan aku ada nomor hp nya yang gak sengaja ada di log telephon keluar karena seminggu kemarin baru kencan sama si dia dan si dia pinjem hp ku buat telpon mity.

"Halo Mity?"
"Iya mas dengan siapa?"
"Ini mas Angga masih inget?"
"Kakak kelas SMA ya mas?"
"Yuhuw, eh gini besok lusa si dia ulang tahun, aku mau pura-pura lupa ke dia dan mau bikin kejutan, aku mau nitip kado ke kamu, tolong masukin tas nya tanpa ketahuan ya, besok kado nya aku kasihkan kamu sepulang sekolah"
"Kok so sweet gitu mas, ok deh aku bantu"
"Itu belum seberapa, tunggu aja cerita dari dia kelanjutannya hehehe"
"Ok mas"

Keesokan harinya aku menitipkan kado berisi sketsa wajahnya yang aku minta tolong temanku untuk menggambarnya tapi tanda tangan di sketsanya jelas punya aku dong hahaha (trik irit pertama). Janjian di warung yang agak jauh dari sekolah, Mity pun datang.

"Mit titip ya, semua harapanku ada padamu hehe"
"Oki doki mas, beres"
"Terimakasih"
"Sama-sama mas"

Untung dia gak minta imbalan, mana aku gak bawa uang lagi hahaha. (Trik irit kedua)

Hari H seusai senja.
Aku berangkat ke rumah Bagus sahabatku meminta tolong nemenin beli roti black forest. Tapi sebelumnya aku memetik bunga mawar merah tetangga rumahku yang sudah aku incar berhari-hari untuk kejahatan ini heheehe. (Trik irit ketiga)

"Gus, nganggur gak?"
"Enggak mbus ada apa?"
"Temeni aku beli roti trus ke rumah si dia buat kasih kejutan, tapi kamu langsung pergi setelah aku sampai di sana pakai motorku, kalo sudah selesai kamu aku sms"
"Pacarmu ulang tahun ta?"
"Iya boss"
"Sudah beli lilin?"
"Tadi aku minta lilinnya ursula sisa kue ulang tahun nanda kemarin hahaha" (trik irit keempat)
"Duh gak modal sama sekali" dengan tampang kecutnya
"Hahahaha ayo keburu malam"
"Berangkat"

Sesampai di toko roti aku membeli black forest paling kecil ukurannya dan harganya yang paling murah hahahaha (trik irit kelima).

"Duh tetap aja gak modal" celetuk Bagus dari belakang.
"Hust diamlah yang penting niatnya hahahaa".

Kita sampai di rumah si dia tepat pukul 8 malam dengan keadaan pintu rumah ditutup. Harapan satu-satunya adalah dia yang membukakan pintu. "Make a wish :p"
Setelah menyalakan satu buah lilin ulang tahun di atas roti tersebut, hilanglah Bagus mengendarai vespa bututku dikegelapan malam, dan aku maju terus pantang mundur mengetuk pintu rumahnya.

"Assalamualaikum" pura-pura menggunakan suara orang lain hehe.
"Waalaikumsalam sebentar ya" si dia menjawab dari dalam.

Siiippp sudah bisa dipastikan dia yang keluar.
Dan ketika dia membukakan pintu. . . .

"Selamat ulang tahun sayang" sambil memajukan roti untuk ditiupnya dan menyembunyikan bunga mawar merah di belakang badanku.
"Jaahhaatt kenapa gak bilang kalau pulang, ada kado juga ditasku, siapa yang masukin tadi kok dari kamu juga, kamu jahat tau kamu pulang kita kan bisa ngerayain sambil makan malam berdua, aku pikir kamu lupa aku ultah hari ini, dari tadi g ada ucapan sama sekali dari kamu, nelpun g diangkat, aku sms kamu kamu jawab singkat aja, gimana gak bingung coba aku yank"

Lalalala terserah dah bilang apa aku g memperhatikan kata-katanya, aku cuma bisa diam lihat dia terharu, sumpah lucu pengen ketawa puas karena kejahatan sempurnaku berhasil hehehe.

"Udah cepetan ditiup lilinya, trus berdoa"
"Huft kebalik tauk, berdoa dulu baru tiup lilin"
"Iya iya bawel, cepetan udah malam nih, besok pagi aku kembali ke Malang ada kuliah jam 9 aku"
"Ihhhhh padahal yang bawel kamu itu yank, iloveu sayang"
"Tooo"

Akhirnya dia memejamkan mata, berdoa dan meniup lilinya.

"Yank, satu lagi buat kamu", sambil menyerahkan bunga mawar merah setangkai hasil memetik di rumah tetangga hahaha.

"Makasih ya sayangku aku sayang kamu, sejak kapan kamu jadi romantis kayak gini, biasanya cengengesan gitu, eh tadi mandi kagak mau kesini kok acem"
"Mandi"

Malam itu acaranya menghabiskan black forest kecil ditemani bapaknya yang berkumis tebal di ruang tamu. Dan tidak lama kemudian Bagus datang.

"Om saya pulang dulu sudah malam, assalamualaikum"
"Waalaikumsalam" jawab bapaknya.
"Yank ati-ati ya, terimakasih kejutannya".
"Sama-sama sayang"

Dijalan kita ngobrol bebas dan si Bagus sangat-sangat ingin tahu cerita tentang kejutan tadi.
"Sukses bro?" tanya Bagus.
"Sukseslah Krembus gitu"
"Kejutan murah kayak gitu aja mana menarik? Kalau emang sayang pakai modal bos"
"Bukan dilihat murahnya bro, yang penting kesan dan kenangannya, semakin berkesan semakin sayang bro" (tapi aku semester 3 kita putus hahahaha).
"Boleh-boleh ahahahha".
"Ngopi ta gus?".
"Ok cus angkringan, ada hal penting yang pengen aku omongin ma kamu"
"Tentang apa bos?"
"Ntar aja di warung kopi"





(Kira-kira apa yang mau di omongin Bagus? Stay in this blog, next: "The Proposal")


Baca Selengkapnya ....

Tujuan hidup

Posted by Unknown 5 komentar

Kadang sering kali kita berfikir tentang mengapa kita dilahirkan, mengapa kita ada, dan mengapa harus kita.

Jika bisa memilih, aku ingin menjadi seekor beruang kutub, hidup menyendiri tanpa gangguan dengan habitat yang sangat sulit ditempati makhluk lain bahkan manusia. Aku juga ingin menjadi lebah pekerja yang setiap usahanya dihargai oleh ratunya bahkan juga manusia, bebas berkeliaran dan berada ditempat yang selalu indah, taman bunga misalnya.

Menjadi manusia terlalu rumit, merasakan dendam, sakit, jatuh cinta, sedih, bahagia, patah hati, manis, pahit, dan semuanya yang bisa dirasakan. Bahkan harus berfikir, mungkin sederhananya berfikir untuk apa yang bisa dimakan esok hari, tapi masih banyak lagi pemikiran-pemikiran kompleks yang lebih dalam lagi karena manusia hanya bisa mengakses sedikit persentase otaknya.

Duduk diam setelah semua hilang mengakibatkan aku berfikir, dan itu adalah hal yang paling aku benci untuk dilakukan. Berfikir setelah selama ini aku hidup, aku masih belum paham dengan tujuan hidupku. Mimpi? Mimpi hanya untuk mereka yang punya, harapan? Harapan hanya untuk mereka yang mau.

Dulu aku punya mimpi, tapi ketika sudah lenyap mimpi itu aku bahkan tidak merasakan apa-apa, yang berlalu biarlah berlalu fikirku. Aku juga punya harapan, tapi ketika harapan itu sirna hanya mendapatkan perasaan sakit. Apa aku harus tetap bermimpi dan berharap? Toh orang hidup hanya ingin kebahagiaan, jika hasilnya sakit kenapa harus bermimpi dan berharap? Atau mimpi dan harapan itu bersifat semu? Entahlah aku bukan pemimpi dan pengharap lagi, sikapku hanya menjalani apa yang ada didepanku supaya aku tidak terluka supaya aku tetap bahagia dijalanku.

Yups "do what do you want to do" prinsip kesayanganku dengan kebebasan caraku, mungkin ini tidak sesuai dengan orang lain yang mempunyai peraturan dan syarat yang mereka pupuj sendiri, mereka akan tetap terpaku dalam peraturan mereka.

Bagaimana dengan ikuti kata hati? Jika tidak punya hati apa yang kamu ikuti? Lihat sekelilingmu apa ada hati yang berjalan didepan orang-orang yang mengikuti hatinya? Hhahaha itu hanya sebuah kamuflase dari harapan itu sendiri.

Bagaimana dengan benar dan salah? Benar menurutmu belum tentu benar dimata orang lain, jika dirimu adalah seorang yang mengikuti arus maka apa yang diyakini benar oleh kebanyakan orang maka itu yang benar dimatamu. Begitu juga dengan salah.

Lalu apa tujuan hidup itu? Yups aku pernah memiliki tujuan hidup, dulu aku memiliki tujuan untuk membahagiakan orang lain, tapi yang aku dapat hanya menyakiti orang lain, menyakiti orang-orang yang aku sayangi tak terkecuali keluargaku. Sekarang? Entahlah apa itu makna tujuan hanya pribadi setiap orang yang tau. Contoh sederhana dari sebuah tujuan adalah ketika satu sel membelah menjadi dua, sel yang telah ada terlebih dulu seharusnya memberikan  dan membagi apa yang dia ketahui kepada sel yang baru lahir, begitu seterusnya hingga setiap sel baru akan tau apa yang telah ada terlebih dahulu.

Yups jika semua memiliki tujuan hidup paling dasar seperti sebuah sel maka dunia tak akan semeriah dan seseru sekarang. Coba amati keadaan sekarang, semua ilmu diuangkan, semua pengetahuan dikomersilkan, semakin banyak ilmu semakin kaya lah seseorang tapi apakah bahagia hanya dengan uang? Semakin kesini dunia semakin mendewakan uang, jadilah banyak keserakahan jadilah banyak kejahatan, orang satu tidak mau kalah harta dengan orang yang lain, berebut kekuasaan dan bahkan jika seseorang yg merasa pintar dan kaya diberitahu oleh orang biasa-biasa saja munculah perdebatan, apalagi yang satu dan yang lainnya sama-sama keras kepala, adu otot bisa saja terjadi.

Jadi apa yang seharusnya dilakukan? Tidak ada, semua sudah tersistem dengan baik oleh pencipta keseimbangan. Jika tidak ada hal tersebut maka tidak ada warna dalam dunia ini. Terualah bermimpi untuk pemilik mimpi, teruslah berharap untuk mendamba harap, namun satu hal yang pasti jangan pernah kalian kecewa dan menyesali apa yang telah ada. :)

Tetaplah menjalani hidup tanpa penyesalan karena yang bisa membahagiakan diri kalian hanyalah kalian sendiri.


Baca Selengkapnya ....

Down? Up?

Posted by Unknown Tuesday, 30 December 2014 0 komentar

Hari ini mungkin tak ada yang bisa dikatakan
Kontrak kerja sudah selesai, harus menjadi pengangguran lagi menjadi jobseeker lagi, yah apa boleh buat namanya juga manusia
Yang penting tetap harus bersyukur dan selalu menghadap kepada "sing gae urip", sambat nak sing gae urip kata orang jawa. "Sambato ojo mung kemrungsung".
Seperti yang sudah pernah saya tuliskan dulu di postingan membaca "kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi kedepannya, suargo durung weruh neroko durung wanuh". Memang jalan setiap orang pasti berbeda, ada masanya dia diatas atau dibawah, dan semua tergantung kita membacanya, tergantung kita yang menyikapi.
Apalagi jika kita sampai ke titik negatif, mengganggap semua yang kita lakukan salah, bahkan kita merasa tidak ada yang mendampingi atau menganggap kita, berarti kita harus bisa membaca mengartikan dan masuk lebih dalam lagi kedalam diri kita, mencari apa yang salah dalam diri kita, menginstropeksi diri dan jangan sekali-sekali kita menyalahkan orang lain.
Bersikap biasa seperti tidak ada apa-apa pun bisa dilakukan, toh siapa kita? Jangan pernah menganggap kepandaian kekayaan kemasyuran kita bisa menjadikan keberadaan orang lain tidak pernah kita anggap atau merendahkan mereka, kita sama-sama manusia, derajat kita sama dimata Tuhan atau mungkin mereka yang tiap kali dalam diamnya mendoakan keberhasilan kita disaat kita bahkan melupakan Tuhan kita karena kesombongan.
Apa kita harus tetap berlagak seperti bos? Apa kita tetap berlagak seolah-olah kaya? Apa membentak mereka dengan kesombongan kita juga masih perlu? Padahal siapa yang bisa kita datangi ketika kita sedang terpuruk? Jelas mereka, teman-teman kita, saudara kita, sahabat mungkin atau orang-orang yang dulu kita lupakan dan kemudian muncul kembali sebagai penghiburmu. Who knows? Setiap manusia pasti membutuhkan manusia lainnya.
Yups mungkin kata-kata ini sering diutarakan oleh banyak orang, hanya diri kita sendiri yang bisa menjadikan semuanya berjalan, mungkin mudah atau mungkin juga sulit, intinya hanya kesabaran dan bersyukur serta mau ikhlas.


Baca Selengkapnya ....

Sampah

Posted by Unknown Tuesday, 7 October 2014 0 komentar

Puisi adalah salah satu bentuk sastra dengan nilai seni yang tinggi, bukan untuk diolok-olok, dicap alay, atau dipandang negatif. Seni sendiri memiliki penilaian tergantung sudut pandang seseorang. Saya akan mencoba membuat sebuah puisi, semoga dapat diterima ^_^ . . . .

Sampah
oleh: Anggana

Hallo . . Aku Sampah
layaknya teman-temanku, aku terbuang
tiupan angin yang membawaku memiliki tempat

Hallo . . Aku Sampah
layaknya teman-temanku, aku tersisih
terperangkap dalam ruang yang disebut hampa

Hallo . . Aku Sampah
Layaknya teman-temanku, aku hilang
terombang-ambing mengikuti pemilik

Sudah banyak aku bersamamu
Adakah aku disana ketika kalian membuangku?
Apakah kalian masih ingat siapa aku?

Aku bukan siapa-siapamu
Tapi aku bisa memporak-porandakan hatimu
atau mengubahmu

Hallo . . Aku Sampah
Aku sudah berkumpul bersama teman-temanku
Jika kita telah bersatu, apakah kalian masih melupakanku? 

Baca Selengkapnya ....

"Mama Aku Ingin Pergi Ke Neraka"

Posted by Unknown Wednesday, 1 October 2014 1 komentar


Kisah ini adalah sebuah kisah tentang sebuah seni, seni yang tidak diterima oleh orang lain. Yups seni bukan hal tentang diterima atau tidak, jelek atau buruk, seni adalah ungkapan jiwa yang mengekspresikan tentang semua hal di dunia ini ataupun imajinasi.

Bermula ketika pelajaran Bahasa Indonesia SMA kelas 3.
Aku memiliki teman sebangku bernama Bagus, kita suka bekerja sama waktu ulangan dan bermain game HP saat guru menerangkan pelajaran. Ujian Kewarganegaraan, ujian yang membosankan karena semua jawaban ada di dalam buku diktat. Sedangkan kita hanya pemalas untuk membaca buku diktat yang tebal apalagi sekolah kita Full Day dimana masuk 06.45 dan pulang resmi 16.00 namun sebagai lelaki sporty kita pulang pukul 18.00 (Main bola dulu lah, pulang-pulang tidur, mana sempat belajar boosssss!! nb: JANGAN DITIRU). Yups cara tebaik untuk nilai Kewarganegaraan sempurna adalah mengalihkan pandangan guru pengawas yang hobi cerita dengan mengajak bicara "ini tugas Bagus" sedangkan tugasku adalah melihat jawaban di buku diktat (bukan jenis ulangan Open Book) hahahaha. Setelah aku selesai menyalin jawaban giliran aku yang mengajak bicara guru dan Bagus menyalin jawabanku, aman dah pasti 100 tuh nilai hahahaha.

Setiap guru beda cara mengalihkan perhatiannya dan pelajaran Bahasa Indonesia ini adalah contoh lain dari kehidupan SMA kami.

Usai bersenang-senang dengan Kewarganegaraan kita disuguhi tugas membuat puisi pada pelajaran Bahasa Indonesia, 15 menit membuat, dan langsung maju membacakannya di depan kelas satu per satu. Aku?? penggemar musik-musik luar negeri menulis dengan gaya emo gelap yang menyedihkan karena pengaruh kental lagu-lagu My Chemical Romance (Band Favoritku) sedangkan Bagus tidak tahu mau membuat apa.
"Na buatkan puisi pliss!!", kata Bagus
"Gus aku ya gak tahu mau buat apa, aku terjemahin lagu-lagu MCR (singkatan My Chemical Romance) lagu satu ambil satu dua kata dan cari kata-kata lain di lagu lainnya trus digabung hahahaha, pusing aku gak tau cara buat puisi", jawabku.
"Ya udah aku juga ikut ide mu hahahaha", timpal Bagus.
"Okrek, milih kata ntar aku terjemahin:, Jawabku.

Diskusi-diskusi dan akhirnya satu puisi jadi untukku dan satu untuknya. Dia menggunakan full lagu "Mama" dari MCR untuk dijadikan puisi, toh gurunya gak tau dari mana idenya hahaha, tapi ada bagian yang dirubah dikit-dikit sih ^_^.
Majulah giliran Bagus, dengan penuh percaya diri dia membacakan puisinya.

"Mama"

Semua hening, melihat tingkah Bagus, maklum dah dia orang paling lucu, baik, tidak mudah marah ataupun tersinggung, mental baja dibalut sutra, wajah preman hati hello kitty. (hening gara-gara kagum dia bisa membacakan "judul puisi" hahahahaha.

"Mama, aku akan pergi ke neraka"
"Mama, aku akan pergi ke neraka"
"Aku menulis surat ini dan berharap semua baik-baik saja"
"Mama, kita semua masuk neraka"

"Baiklah" 
"Mama, aku akan pergi ke neraka"
"Mama, aku akan pergi ke neraka"
"Berhenti menanyakan pertanyaan, saya akan benci melihat Anda menangis"
"Mama, kita semua akan mati"

Berhenti sampai disini saja karena dia disuruh untuk duduk kembali ke bangkunya.
"Sudah-sudah, puisi apa itu pengen pergi ke neraka, semua orang pengen pergi ke surga gus, Ok next". Bentak guru kita.

Dengan wajah cengengesannya karena semua anak sekelas menertawakan, dia sudah berada di sebelahku dan berterima kasih.

Dari pengalaman ini sekarang aku lebih sering mempelajari kewargaanegaraan dan juga seni, dan seni adalah ekspresi jiwa dari penciptanya, bukan untuk diolok, disalahkan, ataupun dicemooh walaupun seni itu baik, buruk, suka, atau tidak. Mereka hanya butuh APRESIASI anda, kritikan membangun anda, bukan cemoohan anda. Hargai seniman, pemusik, pemahat, pelukis, pengamen, dll. mereka juga manusia sama seperti anda. Dari Kewarganegaraan saya mendapatkan suatu hal yang hebat, bahwa dalam sila ke-empat Pancasila tertulis "kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan", dimana dalam dasar negara kita dituliskan cara pemilihan pemimpin rakyat dilakukan dengan bermusyawarah para perwakilan-perwakilan yang bijaksana, dan bukan PEMILU.



Baca Selengkapnya ....

Merawat Burung Kenari Muda Agar Kicauannya Nyaring

Posted by Unknown Tuesday, 16 September 2014 0 komentar

Hadoooohhh repotnya punya peliharaan baru, capek-capek pulang kerja gak malah istirahat malah keluar kota buat ambil burung, gak cuma satu bos, langsung 2 burung dibawa pulang.

Yups gambar di atas adalah burung kenari yang berhasil aku bawa pulang (gratis bro, dikasih hahahaha) masih muda dan belum genap satu bulan umurnya.

apa itu burung kenari??

Burung kenari (Serinus Canaria) pertama ditemukan Oleh Pelaut Perancis Jean de Berthan Cout di Kepulauan Canary pada abad ke-15. Terkesan karena keindahan bulu dan kemerduan suaranya. Keaneka ragaman burung kenari yang sekarang merupakan perkembangan keturunan kenari liar yang bernama latin Serinus Canarius. Banyaknya jenis ini merupakan kondisi alam atau juga karena kawin silang yang terjadi sejak lima abad yang lalu.
Negara Belanda yang kini lebih dikenal sebagai negara pengekspor kenari Indonesia, semula mendatangkan kenari dari Inggris, Jerman dan Belgia kemudian kenari tersebut dikawinkan dengan kenari liar dan menghasilkan beberapa jenis seperti norwich,scoth fancy,bolder fancy,london fancy,yorkshire,lanchaisire,gloser,dan sebagainya.
Nama burung kenari tidak berhubungan dengan buah kenari, melainkan diambil dari nama pulau habitat aslinya, yaitu Kepulauan Canary. Kepulauan itu sendiri mendapat namanya dari bahasa Latin canarias yang berarti (pulau) anjiing, karena banyaknya anjing liar yang ada di sana pada zaman dahulu. (sumber: wikipedia)

Burung jenis ini mudah beradaptasi dan jenis burung peniru, mumpung masih muda coba carikan masteran-masteran suara kenari (bisa download di sini) biar suaranya bisa tiru-tiru masternya dan juga dia bisa berimprovisasi sendiri setelah dengar masterannya (kayak Idol bro hahahaha).  Nih ada contoh kicauan juara nasional download.

Selain itu, aku akan mencoba memberi tips untuk kenari-kenari anda yang mau dijadikan master kicau, ceck this out:
- Jangan lupa dimandiin pagi sore, pakai spray halus luw ya, jangan di guyur kayak emakmu bangunin kamu. baiknya pagi sekitar jam 7-8 dan sore sekitar jam 3-5.
- bersihkan kandangnya harian, burung ini mudah stress.
- angin-anginkan dan kenakan sinar matahari pagi biar sehat, itung-itung olahraga dan penyerapan vitamin D.
- jangan lupa kontrol makanan sama minuman. nih pakan2 kenari yang beredar luas di pasar:
  - canary seed
  - kroto
  - Perpaduan Kuning Telur Puyuh Rebus, Madu dan Mentega (dihaluskan), dimaksudkan agar kenarimu berkicau  dengan merdu sebaiknya diberikan seminggu sekali saja, jangan tiap hari, kamu aja belum tentu makan telur tiap  hari kok hahahaha.
  - Sayur-sayuran, lebih utama gambas, sawi putih, kubis, dan lain-lain (sebaiknya gonta-ganti biar gak bosen  burungnya).
  - Buah-buahan SUPER :
    - Apel -> Buat burung untuk persiapan lomba.
    - Mentimun -> buat burung yang lagi brahi.
    - Asinan -> harus ada selalu di sangkar luw ya, ni burung lidahnya sensitif.
    - Peer -> kalo males minum ni buah bisa menyegarkan tenggorokan.
- atu lagi tipsnya, krubuti sangkar pada malam hari agar tidak bentol-bentol di gigit nyamuk.

Semoga ini tips bermanfaat, maaf bila salah, sama-sama belajar nih :).





Baca Selengkapnya ....

INNO FIORENTINA - RED FLARE GHATERING VCI 2014

Posted by Unknown Tuesday, 9 September 2014 0 komentar



Yooo meeeennn MERAH kan JOGJA hahaha lets see this
#NationalGhateringViolaClubIndonesia




Baca Selengkapnya ....

Kenang-kenangan Final Copa Italia musim 2014

Posted by Unknown Thursday, 4 September 2014 0 komentar


Kenang-kenangan Final Copa Italia musim 2014

Download Video Here

Baca Selengkapnya ....

"MEMBACA"

Posted by Unknown Tuesday, 2 September 2014 0 komentar

”Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dengan segumpal darah. Bacalah, dan Rabbmulah Yang Paling Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (al-‘Alaq : 1-5)

Apakah arti dari membaca dalam surat di atas? surat yang pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW ketika beliau bertemu dengan malaikat jibril di gua Hiro'.

Sebelumnya saya meminta maaf apabila teori saya adalah salah, dan dimohonkan bagi pembaca yang beruntung ataupun merugi karena menyia-nyiakan waktu untuk membaca dapat meluruskan kesalahan yang mungkin saja saya buat melalui tulisan ini. Saya hanya manusia biasa yang mencoba mencari pengetahuan dan penalaran, saya masih awam dan juga minim ilmu, sebelumnya saya minta maaf.


Kembali pada cuplikan ayat di atas, apa yang diharuskan dibaca oleh Rasulullah SAW pada waktu itu? apakah pada jaman tersebut sudah mengenal tulisan? sedangkan pada teori al Jam’u fis Sudur disebutkan bahwa "Para sahabat langsung menghafalnya diluar kepala setiap kali Rasulullah SAW menerima wahyu. Hal ini bisa dilakukan oleh mereka dengan mudah terkait dengan kultur (budaya) orang arab yang menjaga Turast (peninggalan nenek moyang mereka diantaranya berupa syair atau cerita) dengan media hafalan dan mereka sangat masyhur dengan kekuatan daya hafalannya". Yup dengan media penghafalan yang mengagumkan itulah pada jaman khalifah sepeninggal Nabi Muhammad SAW Al Quran mulai bisa dibukukan.

lantas apa yang dibaca oleh Rasul?

Beliau dituntun oleh malaikat jibril sedikit demi sedikit agar bisa "membaca", "membaca" apa yang ada dihadapannya, membaca semua keadaan yang ada, dan dengan menyebut nama Tuhan niscaya apa yang benar adalah yang benar-benar benar dan yang salah adalah benar-benar salah. Tuhan mengajarkan manusia untuk bisa "membaca", membaca semua keadaan dengan perantara Nabi Muhammad SAW sebagai panutan seluruh alam.

Sebagai contoh turunnya wahyu surat Al Kafirun, diceritakan bahwa Sebab turunnya ayat ini adalah suatu ketika kaum kafir Quraisy mempengaruhi Nabi dengan menawarkan kekayaan yang sangat melimpah. Tipu daya mereka ini disampaikan dengan kata-kata, ”Inilah yang kami sediakan bagimu wahai Muhammad, dengan syarat engkau tidak menjelek-jelekkan dan memaki tuhan kami. Selain itu sembahlah tuhan kami selama beberapa saat setelah itu kami akan menyembah Tuhanmu pula selama beberapa waktu.” Rasulullah menjawab, ”Aku akan menunggu wahyu dari Tuhanku.”

Tuhan telah membuka hati Nabi Muhammad SAW, melalui perantara hati dan jiwa yang bersih Tuhan menuntun Nabi Muhammad SAW sehingga terhindar dari kesalahan. Dengan pengamatan serta keyakinan hatinya maka muncullah surat AL Kafirun sebagai surat di dalam Al Quran yang membedakan keyakinan suatu kaum dengan kaum yang lainnya, atau mungkin perorangan. Mereka juga memiliki keyakinan terhadap tuhan mereka dan sebagaimana teladan Rasulullah SAW, kita tidak boleh membeda-bedakannya, memusuhinya ataupun menganggapnya sebagai kesesatan.

"Membaca", sebuah kata yang bisa digantikan dengan mengamati, atau membaca yang bukan tulisan karena disetiap apa yang kamu "baca" akan memiliki sebuah arti, bisa itu benar atau salah biarlah kata hatimu yang menentukan.

Dari "membaca" juga para filsuf jaman dahulu dapat menggambarkan semua fenomena, mulai dari bentuk bumi yang bulat, grafitasi, arus air, ataupun perilaku hewan dan lain sebagainya dapat dijadikan ungkapan atau pedoman hidup. Kita kutip filosofi jawa tentang lebah, "hiduplah seperti lebah yang bekerja keras tanpa pamrih, jika kamu bersahabat dengan dia maka kamu akan mendapatkan kenikmatan (madu), jika kamu ganggu dia, kamu akan mendapatkan cilaka (entup)".

Yup seperti pada jaman Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu dari Tuhan untuk dijadikan pedoman dalam agama yang sebenarnya juga didapatkan melalui media "membaca", para manusia sebelum nabi pun juga sudah memiliki keahlian dalam "membaca" sehingga terjadilah yang dinamakan tatanan hidup. Tananan hidup ada terlebih dahulu daripada Tananan Agama, adanya Tatanan Agama merupakan penyempurna dari Tatanan Hidup karena terdapat hukuman-hukuman Tuhan yang disebut dosa sedangkan pada jaman dahulu masih menggunakan hukuman Raja.

Sejatinya manusia diciptakan dengan tujuan masing-masing di Bumi ini. tercapainya tujuan itu tergantung pada tiap individu dalam "membaca"nya, semua tujuan pasti akan tercapai hanya waktu untuk meraihnya yang berbeda.

seperti lagu Gus Candra Malik ini,

"SAMUDRA DEBU"

Suwarga durung weruh  (surga belum diketahui)
Neraka durung wanuh  (neraka belum dikenal)
Mung donya sing aku weruh  (hanya dunia yang aku tau)
Uripku ojo duwe mungsuh  (hidup jangan mempunyai musuh)

Rikat bumi rikat nyawa  (cepatnya bumi, cepatnya nyawa)
Ana begja ana cilaka  (ada keberuntungan, ada kesialan)
Ana urip ana mati  (ada hidup, ada mati)
Percil widyaka ing pati  (anak kodok kembali dari kematian)

Samudera sebagai tintanya (disini diibaratkan samudera itu tinta)
Daunan sejagat raya  (dedaunan sedunia adalah kertasnya)

Cukup cukupkah
Pena kertasnya bercerita?

Aku membaca
Aku mengolah rasa

Siang dan malam silih berganti
Cinta memberi tanpa diminta

Pagi dan petang, pergi dan datang
Rindu menjaga tiada jeda dan lena

Menyebarkan Cinta
Di dunia yang semakin gila
Di tengah para pendusta
Yang penuh dengan angkara

Kuharap semesta raya 'kan mendengarkan aku
Semoga angin malam membawa rinduku

Rindu saat-saat kita berbagi rasa,
Tanpa ada prasangka dan juga saling curiga,
Di bawah satu matahari, matahari yang sama
Menjaga Cinta Kasih sebagai anak manusia

Senenge sak klenteng
Susahe sak rendeng
Ojo seneng nek duwe
Ojo susah nek ra duwe

Umpluking samudro
Kethuk ing sambikala
Laku lampah saderma
Aja gumede aja jumawa

Aku membaca
Aku mengolah rasa

Walau pun debu sebagai aksaranya
Untuk tuliskan makna Sang Maha Cinta



Siang dan malam silih berganti
Cinta memberi tanpa diminta

Pagi dan petang, pergi dan datang
Rindu menjaga tiada jeda dan lena.

Siang dan malam silih berganti,
Cinta memberi tanpa diminta

Pagi dan petang pergi dan datang
Rindu menjaga tiada jeda dan lena



dalam lirik lagu ini, kita diajak "membaca" bukan hanya sebuah tulisan namun juga seluruh alam yang diibaratkan samudra sebagai tinta, daun sebagai kertas, dan debu menjadi aksara/huruf, amatilah semuanya kalian akan tahu indahnya dunia melalui indera yang tidak ada dalam pancaindera.



Baca Selengkapnya ....
Cara Buat Email Di Google | Copyright of Anggana22.blogspot.com.